1.3K
Keinginan yang tinggi untuk dianggap dan diperhatikan oleh banyak orang maka pelaku bullying akan selalu membully korbannya karena dengan ia akan mendapat banyak perhatian dan rasa puas tersendiri

Bullying merupakan salah satu isu hangat yang sedang dibahas oleh publik, isu ini muncul karena beredarnya video berdurasi 14 detik yang menayangkan bullying mahasiswa kepada mahasiswa yang berkebutuhan khusus di Universitas Gunadarma. Penanganan masalah ini sendiri masih diselidiki oleh pihak kampus dan pihak kampus sendiri terbuka untuk berkerja sama dengan pihak kepolisan. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying.


Mencari popularitas dan kekuasaan

photo credit: slate

Banyak cara yang dilakukan oleh anak anak muda terutama mereka yang belum matang dalam proses berpikirnya untuk menunjukkan kekuasaan dan popularitasnya salah satunya dengan cara membully orang lain. Biasanya anak tersebut dikenal memiliki kekuasaan dan jago dalam berkelahi serta memiliki pengikut yang tunduk dan patuh terhadap perintahnya. Target dan sasarannya adalah anak yang dipandang lebih lemah dan lebih rendah dari status dia. Hal ini diperburuk dengan sifat dari sang pembully yang tidak mau mengalah.


Perhatian adalah segalanya

photo credit: portalbullying

Keinginan yang tinggi untuk dianggap dan diperhatikan oleh banyak orang maka pelaku bullying akan selalu membully korbannya karena dengan ia akan mendapat banyak perhatian dan rasa puas tersendiri. Hal ini biasanya didukung oleh rekan sepermainanya yang membuat sang pelaku semakin bersemnagat membully korbannya. Dalam hal ini pengaruh dari teman satu geng juga memberikan pengaruh yang cukup besar karena mereka akan cenderung menyelesaikan masalah individu dengan membawa kelompok.


Ajang balas dendam

photo credit: blogspot

Dalam rangka membalas dendam akhirnya pelaku melampiaskan hal tersebut kepada orang lain yang dianggapnya lebih lemah darinya. Selain itu, ketika anak terpapar oleh kegiatan orang tua yang sering bertengkar atau menggunakan kata-kata yang buruk saat berkomunikasi, sangat mudah ditiru oleh anak dan akan diterapkan dalam kehidupan sosialnya.


Mencontoh adegan kekerasan dari media elektronik

photo credit: osizneias

Melihat adegan kekerasan dalam acara televisi maupun game lambat laun akan tertanam di dalam pikiran dan sesekali terlintas untuk mencontoh adegan tersebut. Pada akhirnya anak akan menerapkan adegan tersebut ke orang lain. Keluarga sebagai orang yang paling dekat dengan anak harus setiap saat mengontrol apa yang dilihat dan didengar oleh anaknya.


Rendahnya pengawasan dari lingkungan sekitar

Anak yang masih dalam tahapan perkembangan harus selalu diawasai perilaku dan kegiatanya. Lingkungan pergaulan serta sekolah atau kampus juga turut mengambil peran dalam hal ini. Di kampus dan sekolah merupakan tempat berkumpulnya berbagai macam karakter individu dari berbagai macam latar belakang sehingga masih perlunya pengawasan ekstra. Peraturan yang kaku di sekolah dan kampus sering kali diabaikan oleh para peserta didik dan lebih memilih untuk menyelesaikannya secara mandiri dengan salah satu jalanya yaitu bullying.

Itulah beberapa faktor utama penyebab terjadinya bullying. Semoga dengan mengetahui informasi tidak ada lagi korban bullying.

Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Bullying Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Terjadi di Universitas Gunadarma. Inilah 5 Penyebab Tindakan Bullying yang Bikin Miris!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


achmad cori | @achmadcori

Silahkan login untuk memberi komentar

Crystal Monica | @alibabaalibabi

Nice Info Good Article Kata Bijak

OR SUBSCRIBE